Dakwah Anggaran Kaum Santri

Yusuf Thantowi

DI sebuah forum diskusi terjadi dialog antara aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) dengan seorang peserta yang mewakili unsur birokrasi. “Sebenarnya dalam rangka apa kegiatan ini dilaksanakan dan untuk apa ?” tanya pegawai yang berasal dari Bappeda NTB itu.

Mendegar pertanyaan pegawai berbaju dinas itu, aktivis LSM yang hadir diforum itu menjawab, “Kita ingin membantu pemerintah daerah mensukseskan program pendidikan dan kesehatan gratis. Akan sangat disayangkan program yang menelan biaya cukup besar itu tidak dapat dirasakan oleh masyarakat miskin” jelasnya.

Yusuf Tantowi
Baca lebih lanjut

Iklan

Pilkada Membuat Rakyat Mata Duitan?

Kampanye tentang Kesejahteraan

Kira-kira, apa arti pemilihan kepala daerah langsung itu bagi masyarakat biasa? Kampanye yang meriah yang tak jarang dibungkus dalam bentuk tontonan, rezeki (baca: duit) yang digelontorkan oleh pasangan calon dengan harapan dipilih rakyat, atau keuntungan-keuntungan kecil lainnya?

Fakta terjadinya praktik politik uang sangat sering terungkap dalam sidang sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di Mahkamah Konstitusi (MK). Jumat (6/8) siang, misalnya, lima saksi duduk berderet di ruang sidang utama MK. Satu per satu menjelaskan besaran uang yang mereka diterima, yaitu antara Rp 20.000 dan Rp 250.000.

Oleh Susana Rita
Baca lebih lanjut

IKIP Mataram dan Krisis Akademik

Surat Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi tentang belum adanya perpanjangan izin operasional jurusan pendidikan Fisika yang ditujukan ke IKIP Mataram menjadi “tamparan” nyata pendidikan di NTB.

Sebenarnya, reaksi mahasiswa menanggapi perpanjangan izin Jurusan Pendidikan Fisika IKIP Mataram telah muncul sejak 12 April 2008 dua tahun silam. Beragam aksi dan dialog dialkukan dengan mengundang pakar dan akademisi. Hasilnya, IKIP harus segera memperpanjang izin karena otomatis akan sangat berengaruh bagi mahasiswa yang sudah menginjak semeseter enam.

Oleh : Khairul Saleh

Baca lebih lanjut

Froggy

Dia pun berkenalan dengan dimensi-dimensi yang lebih luas. Dari Kak Seto, dia belajar hal baru lagi, yaitu soal talenta anak-anak Indonesia yang terkurung dalam ambisi orang lain. Dia pun menemukan fakta-fakta yang mengejutkan dari teman-teman di sekitarnya. Banyak orang tersesat di rimba belantara antara bakat, sekolah, dan pekerjaan. Bakatnya A, sekolahnya C, dan kerjanya E.Semuanya tidak saling berhubungan. Maka sia-sialah sekolah.

RHENALD KASALI
Baca lebih lanjut

Main Musik Tambah Kecerdasan

Penelitian terbaru yang telah dipublikasikan secara online dalam Faculty of 1000 Biology, mengklaim bahwa alat musik dapat membuat Anda lebih cerdas. Menurut para peneliti, memainkan alat musik secara rutin akan mengubah ketajaman dan kekuatan otak sehingga baik digunakan sebagai terapi untuk meningkatkan kemampuan kognitif. Alat musik juga bahkan dapat meningkatkan IQ hingga tujuh point pada anak-anak maupun orang dewasa. Baca lebih lanjut

Ekodamai

Perang Dunia III tak jadi pecah. Konfrontasi blok Timur dan Barat batal. Namun, Afganistan tidak kunjung damai. Di Iran dan Irak, kekerasan berkecamuk. Deutsche Welle mengutip ucapan: ”Kalau ada neraka di dunia ini, tentulah di tengah Afrika: di sana pembantaian terjadi di mana-mana oleh siapa pun.”

BS Mardiatmadja

Baca lebih lanjut

Neoliberalisme: sebuah kebingungan kolektif

Dengan penggambaran seperti ini, jelas neolib adalah sebuah paham yang sangat buruk, bahkan berbahaya. Problemnya, ketika sesuatu digambarkan secara ekstrem dans superlatif, yang memenuhi definisi itu menjadi makin sedikit. Bahkan tidak ada, karena makin banyak kriteria yang tidak dipenuhi. Akibatnya, sekarang ini jadi rancu apa dan siapa yang sebenarnya disebut neolib. Istilah neoliberalisme sudah menjadi seperti hantu – semua membicarakan dan ketakutan, tapi belum ada yang benar-benar pernah berjumpa.

Ari A. Perdana
Baca lebih lanjut