Category Archives: Mahasiswa

Nikmati Internetan Gratis di LHM Community

Lombok Hosting Media (LHM) sebuah lembaga penyedia hosting dan software dan Forum Komunikasi Mahasiswa Patuh Karya (Formasi-PAKAR) menandatangani kontrak kerjasama membangun komunitas muda pengguna internet di Kota Mataram.

Komunitas yang mereka namai LHM Community itu memberikan fasilitas akses internet gratis untuk mahasiswa dan masyarakat umum di Asrama Lombok Timur Jl. Swakarya 3 gang Metro 9 kekalik Mataram.
Baca lebih lanjut

Mahasiswa Perlu “Jual Diri”!

“Jumlah lulusan semakin banyak dan sayangnya tidak seimbang dengan jumlah lapangan kerja yang ada, sehingga yang dibutuhkan saat ini bukan lagi tenaga kerja tetapi para pembuat pekerjaan,” ujarnya.
Baca lebih lanjut

Mahasiswa Indonesia di Perancis Semakin Banyak

eiffel-tower-day1-332x443Jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan kuliah pada sejumlah perguruan tinggi di Negara Prancis, mengalami peningkatan signifikan yaitu sekitar 47 persen.

“Jumlah mahasiswa Indonesia yang memilih untuk melanjutkan pendidikan di Prancis dalam dua tahun terakhir meningkat signifkan,” kata Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Philippe Zeller saat melepas 100 mahasiswa Indonesia yang akan berangkat ke Perancis, di Jakarta, Kamis (30/7).

Philippe Zeller mengatakan, pada tahun 2007 jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan kuliah di Perancis sebanyak 143 orang, pada tahun 2008 ada sekitar 210 orang atau meningkat sekitar 47 persen, sementara tahun 2009 yang akan berangkat sekitar 250 orang.

Meningkatnya jumlah mahasiswa yang kuliah tersebut merupakan bukti nyata semakin eratnya hubungan antara kedua negara, Indonesia dan Perancis. “Diharapkan juga, akan lebih banyak lagi pemuda Perancis yang datang ke Indonesia guna mengetahui betapa indahnya “Bumi Nusantara”,” katanya.

Seratus mahasiswa yang berangkat tersebut sebagian adalah penerima beasiswa dari pemerintah Perancis, kerjasama antara pemerintah Perancis dan Indonesia serta biaya sendiri.

Sebelum berangkat ke Perancis, mahasiswa yang melanjutkan kuliah untuk program studi S2 dan S3 dari berbagai program studi atau disiplin ilmu tersebut, akan mengikuti seminar dua hari di Pusat Kebudayaan Perancis di Jakarta.

ONO
Sumber : Antara

PAMPLET ITU BELUM KAU TULIS NAMA

n1426476402_30140696_3816929gOleh : Nasruddin

Aku tahu bahwa bulan itu tidak bulat, saat aku melumat bibir manismu. Sungguh di luar dugaan dan akal sehatku, kau yang terlihat begitu seksi. Walau separuh bayamu itu telah banyak melahirkan anak-anak. Kuakui hanya sedikit kulitmu berkerut. Jauh di sudut pandang kuberikan itu. Telah lama kau berdiri, sudah 22 tahun lebih, kian hari kian banyak anak-anak berlari-lari dalam pekarangan area yang ditentukan. Tapi sayang, anak-anakmu tak mau menoleh ke belakang lagi. Bila pun ia menoleh mungkin akan membuat dia kaian ragu menuju kota harapan.
Baca lebih lanjut

Mengeja Redupnya Gerakan Mahasiswa

demo-bbm.jpg
Ironis memang. Gerakan mahasiswa yang lingkupnya merosot hanya pada tataran kampus saja, masih diperparah dengan kecil presentase mereka yang aktif dan serta rendahnya tingkat kepedulian mereka. Jangankan untuk peduli pada negara, kebijakan pada tingkat kampus (rektorat) pun jarang direspon atau dihiraukan. Apatis, itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan sikap para mahasiswa masa kini beserta gerakan-gerakannya.

Oleh Iyya Maliya*

Baca lebih lanjut

Pilkada dan Netralitas Kaum Muda

709259227m.jpg
Posisi netral buat saya bukan berarti mereka steril dari politik dan tidak boleh melakukan aktivitas politik, yang saya maksud adalah semestinya mereka bisa tidak melakukan politik rendah yang hanya berorientasi kepada kekuasaan dan kepentingan, hanya mengedepankan kekuasaan, jabatan, serta pemenangan pemilu dan pilkada. Sebaliknya diharapkan mereka mengamalkan politik tinggi yaitu politik moral yang mengedepankan idealisme dan etika, mengutamakan kepentingan rakyat dan negara, serta menjunjung tinggi demokrasi, keadilan dan hak azasi manusia

Oleh : Jhellie Maestro*
Baca lebih lanjut

Quo Vadis Gerakan (Mahasiswa) Aktifis

leak-1.jpg
Asumsi kuat saya, persoalan-persoalan inilah yang menjadikan aktifis mahasiswa kian hari kian kehilangan eksistensi. Saya analogikan, mahasiswa hari ini seperti buih dilautan, kuantitas mereka luar biasa tapi diwaktu yang sama mereka tak bisa berbuat karena tidak berkualitas. Buih yang ringan, sebagai simbolisasi ketidakbermaknaan mereka dalam ombang-ambing gelombang peradaban.

Oleh: ACHMAD JUMAELY*
Baca lebih lanjut