Tak Penuhi Persyaratan, 921 Pelamar CPNS di Mataram Ditolak

berkas_cpns921 orang pelamar untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditolak, karena tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Asisten III Sekda Kota Mataram, Drs H Syakirin Hukmi di Mataram, Rabu (21/10), mengatakan, persyaratan administrasi itu antara lain berkaitan dengan legalisir ijazah, surat keterangan sehat bukan dari Puskesmas Mataram dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

Secara keseluruhan pelamar baik yang pemenuhi persyaratan maupun tidak akan diumumkan pada pada akhir Oktober 2004, sementara pendaftaran masih akan ditutup hingga 24 Oktober.

Sejak dibukanya penerimaan CPNS di Kota Mataram, NTB mulai 10 Oktober 2009 hingga hari ini jumlah lamaran yang masuk sudah lebih dari 7.000 orang. “Jumlah tersebut akan terus bertambah, karena lamaran masih terbuka hingga 24 Oktober 2009,” katanya.

Syakirin mengatakan, para pelamar tersebut berasal dari berbagai kabupaten kota di NTB termasuk dari luar NTB, karena Kota Mataram menerima CPNS dari mana saja sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat.

Syarat lamaran sangat sederhana, antara lain surat keterangan sehat, fotokopi ijazah sementara, sementara kartu kuning ditiadakan, karena dinilai memberatkan calon pelamar. Kartu kuning akan diminta setelah mereka dinyatakan lulus.

Jatah CPNS untuk Kota Mataram pada 2009, lanjut Syakirin, sebanyak 493 orang dan terbanyak untuk tenaga guru, yakni 188 orang, kemudian tenaga kesehatan untuk ditempatkan di Puskesmas dan Rumah Sakit Mataram (RSM).

Tenaga kesehatan yang akan direkrut terdiri atas dokter, perawat dan bidan yang nantinya akan ditempatkan di RSU Mataram yang telah diresmikan pada Agustus 2009. Tenaga kesehatan yang direkrut untuk memenuhi standar minimal operasional rumah sakit tipe C yang membutuhkan minimal 67 orang tenaga diantaranya empat dokter spesialis, tujuh dokter umum ditambah perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

“Dari ribuan pelamar tersebut ada satu pelamar, yakni dokter spesialis kandungan yang memang dibutuhkan untuk ditempatkan di RSM,” jelas Syakirin. (Ant)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s